Peningkatan Status Penyidikan Habib Bahar Terkesan Dipaksakan

Beranda Nasional Peningkatan Status Penyidikan Habib Bahar Terkesan Dipaksakan

FIN.CO.ID – Kuasa hukum Habib Bahar Bin Smith, Aziz Yanuar menegaskan bahwa peningkatan status kliennya ke dalam tahap penyidikan terkesan dipaksakan.

Menurutnya, percepatan penyidikan kasus dugaan penghinaan nama baik yang dituduhkan ke Habib Bahar sama dengan kasus Habib Rizieq Shihab.

“Jadi memang seolah ada pihak yang berkeinginan dengan cepat menjebloskan Habib Bahar ke Penjara dan membungkam dakwahnya serta habib lainnya,” tukas Aziz Yanuar dalam keterangan persnya yang diterima FIN.CO.ID di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Di satu sisi, dirinya mengaku ada perlakuan beda dengan kasus serupa lainnya yang menghina nama baik ulama dan penistaan agama.

“Bahwa perlakuan berbeda justru dilakukan kepada mereka yang mendukung rezim, yang juga telah
dilaporkan seperti Ade Armando, Victor Laiskodat, Permadi Arya alias Abu Janda, Sukmawati
Soekarno Putri dll,” tegasnya.

Perlakuan diskriminatif yang dilakukan Polri, Menurutnya bertentangan dengan UUD 1945.

” Secara lugas kami kuasa hukum menyatakan bahwa justru
klien kami adalah korban perlakuan diskriminasi dari rezim yang sedang menguasai dan membajak
negara,” pungkasnya.

Sebelumnya Polda Metro Jaya telah meningkatkan status laporan terhadap Habib Bahar di Polda Metro Jaya ke tahap penyidikan.

“Untuk kasus ini sudah naik penyidikan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Argo menjelaskan, peningkatan status dari tahap penyelidikan ke penyidikan telah melewati prosedur yang ada dengan memeriksa saksi serta saksi ahli.

Seperti diketahui, dalam video yang beredar di dunia maya, Habib Bahar bin Smith menyebut Jokowi sebagai pengkhianat negara dan rakyat dalam sebuah ceramah, bahkan dirinya menyebut Jokowi sebagai banci.

Ceramah ini pun dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya.

(dto/Fin)

Baca Juga

Berita Terbaru