Nasional

JK Minta TNI/Polri Operasi Besar-Besaran di Papua

FIN.CO.ID, PADANG – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan TNI dan Polri harus melakukan operasi besar-besaran. Ini menyusul tragedi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berupa penembakan terhadap pekerja konstruksi di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

“Supaya jangan dituduh kita yang melanggar HAM. Padahal yang melanggar HAM itu siapa? Mereka kan yang melanggar HAM. Oleh karena itu, maka untuk kasus ini polisi dan TNI harus operasi besar-besaran,” tegas JK di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat, Kamis (6/12).

JK mengatakan aksi brutal dengan menembaki pekerja yang sedang membangun infrastruktur di Papua tersebut merupakan tindakan pelanggaran HAM. “Karena ini jelas masalahnya. Mereka yang menembak, mereka yang melanggar HAM. Selama ini kan tentara dan polisi dianggap melanggar HAM di Papua,” terang JK.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajaran TNI dan Polri untuk menangkap para pelaku penembakan dan pembunuhan terhadap pekerja proyek pembangunan di wilayah timur Indonesia itu.

Presiden mengatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono telah berada di Papua untuk menangani kejahatan yang menewaskan puluhan pekerja PT Istaka Karya tersebut. Polda Papua menduga sebanyak 24 orang dibunuh di hari pertama. Sedangkan delapan orang yang berusaha menyelamatkan diri ke rumah anggota DPRD, tujuh di antaranya dijemput dan dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Sementara satu orang belum ditemukan. (hrm/fin)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!