Asrun dan ADP Resmi Huni Lapas Kendari

FIN.CO.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari non aktif, Adriatma Dwi Putra (ADP) bersama ayahnya Asrun resmi menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kendari,  Rabu (10/8). Sontak rekan dan keluarga dua terpidana kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu memadati Lapas Kendari sejak pukul 08.00 hingga 11.00 Wita.

Kepala Lapas Kelas II A Kendari, Drs Abdul Samad Dama MSi mengatakan, pihaknya sudah menerima pelimpahan Asrun dan ADP dari KPK. “Hari ini, kami sudah memproses dan sudah melakukan sesuai dengan perturan yang ada. Dimana, kami sudah menerima jasa eksekusi terhadap Asrun dan ADP. Serta kami sudah periksa mengenai surat dan semua berkasnya sudah lengkap maka kami terima,” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, Asrun dan ADP ditempatkan di ruang masa perkenalan lingkungan (Mapenaling) selama satu minggu. Dimana selama satu minggu, Asrun dan ADP akan tinggal di Mapenaling dan tidak boleh menerima kunjungan tamu (Besukan).

“Untuk di ruang Mapenaling ini, dengan berkapasitas ruangan sangat besar. Siapapun yang baru masuk wajib singgah di ruangan tersebut. serta dalam proses Mapenaling, mereka dilarang untuk menerima tamu (besuk),” beber Abdul Samad Dama.

Setelah satu minggu di ruang Mapenaling, pihaknya akan memindahkan Asrun dan ADP di ruang blok tindak pidana korupsi (Tipikor). “Untuk ruang Tipikor ini, tidak harus satu ruang kamar berdua, tetapi di dalamnya ada kamar yang ukurannya dua orang, lima orang, dan ada juga yang berjumlah sebanyak sepuluh orang. Dimana untuk fasilitas kamarnya standar serta tidak dibeda-bedakan,” jelasnya.

Selama masa Mapenaling, jelas Abdul Samad Dama, keduanya akan dipanggil di bagian pembinaan dan akan dijelaskan terhadap apa saja hak mereka serta dibagian keamanan dan ketertiban. Bagian pembinaan juga akan menjelaskan mengenai hak dan kewajiban kedua nara pidana.

“Dimana saat berkunjung, harus melalui sistim data base permasyarakatan (SDBP). Sehingga untuk yang dikunjungi dan yang mengunjungi akan dipantau pada data base tersebut,” pungkasnya.

Pantauan Buton Pos (FIN Grup), sampai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 11.00, Lapas Kelas II A Kendari didatangi kerabat dan rekan sejawat, untuk melihat atau bertemu dengan mantan Wali Kota Kendari dua periode itu bersama anaknya yang masih menjadi Wali Kota Kendari non aktif. (m4/BP)