Korupsi Dapen Pupuk Kaltim, Jampidsus: Pada Waktunya Ada Tersangka

Beranda Hukum dan Kriminal Korupsi Dapen Pupuk Kaltim, Jampidsus: Pada Waktunya Ada Tersangka

FIN.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah pensiunan karyawana PT Pupuk Kaltim menggeruduk kantor perwakilan perusahaan di Jalan Kebin Sirih Jakarta beberapa waktu lalu. Aksi unjukrasa itu menuntut pembayaran dana pensiun dan penyelesaian kasus dugaan penyelewengan pengelolaan dana pensiun di perusahaan plat merah tersebut.

Lalu bagaimana perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pupuk Kaltim di Kejaksaan Agung? Hingga saat ini penyidik pidana khusus Kejakaaan Agung, tengah memeriksa 32 orang sebagai saksi terkait kasus tersebut guna mencari siapa pihak yang paling bertanggung jawab untuk dijadikan tersangka dalam pengelolaan dana pensiun di PT Pupuk Kaltim tersebut. Jadi hingga kini penyidik belum menetapkan tersangkanya.

Dikonfirmasi hal ini, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Adi Toegarisman mengatakan tim penyidik masih melakukan proses penanganan kasus dugaan korupsi dana pensiun tersebut. “Sampai sekarang masih di proses penyidik,” katanya di Kejaksaan Agung, Senin (6/7).

Lalu soal siapa pihak calon tersangka yang sudah di ‘kantongi’ tim penyidik untuk dimintai pertanggung jawaban hukum. Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) ini masih merahasiakan hal tersebut. “Saya kira engga usah gunakan istilah mengantongi, jadi kan proses hukum tetap berjalan,” jelasnya.

Namun, lanjut Adi, pada waktu yang tepat dan seluruh alat buktu sudah kuat penetapan tersangka nantinya akan dipublikasikan karena kasus dugaan korupsi dana pensiun ini menjadi peehatian Kejaksaan. “nanti saat waktunya kita tetapkan siapa tersangkanya, sya kira seauai dengan prosedur yang ada nanti pada waktunya ketika sudah ada bukti yang kuat kita akan tetapkan tersangkanya,” tegasnya.

Disinggung soal adanya mantan karyawan yang berdemo menuntut dana pensiun, Adi Toegarisman mengartikan penanganan kasus dana pensiun Pupuk Kaltim mendapatkan perhatian dari publik. “Saya kira proses yang kita sedang jalani mendapatkan perhatian dari mereka, engga apa apa, kita kan menegakan hukum. Apapun itu kan masuk keuangan negara,” tegasnya.

Dia berharap, pimpinan perusahaan negara bisa menjadikan contoh kasus pengelolaan dana pensiun yang ditangani Kejakaaan Agung untuk mencegah adanya penyelewengan pengelolaan dana pensiun di setiap perusahaan yang dipimpinnya.

“Mudahan dengan ada contoh dua kasus dapen, pertamina, pupuk kaltim, mudah mudahan an yang lain tidak tetjadi sedemikian rupa, peringatan untuk kita semua. Itu maksudnya efek dari penegakan hukum tidak hanya objek tapi pada hal hal lain juga,” tutupnya.

Sementara itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia, Boyamin Saiman menilai penangan kasus pengelolaan dana pensiun di perusahaan plat merah oleh Kejakaaan biaa dijadikan contoh para pimpinan perusahaan negara. “Jangan sampai ada perusahaan negara kelola dana pensiun seenak udelnya, kan ada contoh kasusnya, ini harus jadi perhatiaan,” katanya di Jakarta.

Boyamin juga menyarankan jika memang ada keraguan setiap perusahaan plat merah dalam mengambil keputusan soal oengelolaan dana pensiun, lebih baim libatkan aparat penegak hukum sebelum terjadi kesalahan pengelolaan yang berakhir dengan dugaan tindak pidana korupsi. “Libatkan sejak awal itu lebih baik, jangan nanti sudah ada ditindak penegak hukum baru sadar,” tutupnya.

Awal Agustus 2018 lalu, Penyidik memeriksa mantan Ezrinal Aziz selaku mantan Direktur Utama Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur, Chaerul Sanusi, SE selaku Manager Investasi Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur dan Eko Warjaya selaku Staf Investasi Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur.

Saksi Ezrinal Aziz saat diperiksa menerangkan proses investasi dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur dalam bentuk saham maupun property (apartement). Lalu saksi Chaerul Sanusi, SE menerangkan proses investasi saham LCGP dan DAJK oleh dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur. Eko Warjaya menerangkan mengenai proses investasi saham LCGP dan DAJK oleh dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Direktur Utama PT. OSO Sekuritas, Hamdriyanto juga diperiksa penyidik sebagai saksi. Hamdriyanto menerangkan mengenai transaksi jual beli saham Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur melalui PT. OSO Sekuritas.

Penyidik juga memeriksa tiga orang saksi lainnya, Fery Sudjono selaku Direktur Utama PT. Henan Putihrai, Tjie Sioek Tjin selaku Direktur Utama PT. NISP Sekuritas dan Manik Lestari selaku Equility Sales PT. Mega Capital Sekuritas.

Saat diperiksa, Fery Sudjono menerangkan mengenai transaksi jual beli saham DAJK dan LCGP melalui PT. Henan Putihrai Sekuritas tahun 2014 – 2015. Saksi Tjie Sioek Tjin menerangkan mengenai transaksi jual beli saham LCGP tahun 2012 dan 2015 maupun saham DAJK tahun 2014 – 2015 melalui PT. NISP Sekuritas. Lalu Manik Lestari menerangkan mengenai transaksi jual beli saham DAJK tahun 2014 melalui PT. Mega Capital Sekuritas.

Penyidik juga telah memeriksa Mantan Direktur Utama Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur, Ezrina Aziz. Saat diperiksa dihadapan tim penyidik, bekas orang nomor satu di Dana Pensiun PT Pupuk Kaltim itu menerangkan mengenai proses investasi dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur.

Penyidik juga memeriksa satu persatu petinggi di Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur, Direktur Utama Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur, Surya Madya juga diperiksa penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung terkait kasus ini.

Selain itu petinggi Dapen PT Pupuk Kaltim yang sudah diperiksa yakni Eko Warjaya selaku Staf Bagian Investasi Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur, Chaerul Sanusi, SE selaku Manager Investasi Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur dan Yolios Rafli selaku matan Dewan Pengawas Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur.

Dalam pemeriksaan Dirut menerangkan mengenai proses dalam melakukan investasi dana pensiun dan keadaan saat ini saham-saham yang di investasikan. Penyidik juga telah memeriksa Djafar Lingkaran selaku Komisaris PT. Anugerah Pratama Internasional dan Wicaksono selaku Direktur PT. Anugerah Pratama Internasional.

Saat siperiksa, saksi Djafar Lingkaran menerangkan mengenai investasi saham dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur yang berada di PT. Dwi Aneka Jaya Kemasindo.

Sedangkan sakso Wicaksono menerangkan mengenai investasi saham dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur yang berada di PT. Dwi Aneka Jaya Kemasindo.

Kasus ini berawal, Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur (DP-PKT) dengan PT. Anugerah Pratama Internasional (PT. API) dan PT. Strategis Management (PT. SMS) telah melakukan perjanjian penjualan dan pembelian kembali saham PT. Dwi Aneka Jaya Kemasindo (PT. DAJK) dan PT. Eurekaa Prima Jakarta (LCGP) yang dapat dikategorikan sebagai repurchase agreement (repo) dimana pembelian repo bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 199/PMK-010/2008 tentang Investasi dana pensiun.

Bahwa akibat dari transaksi repo, Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp. 229.883.141.293 (dua ratus dua puluh sembilan miliar delapan ratus delapan puluh tiga juta seratus empatpuluh satu ribu dua ratus sembilan puluh tiga rupiah) yang tidak bisa dikembalikan oleh PT. Anugerah Pratama Internasional dan PT. Strategis Management.(LAN/FIN)

Baca Juga

Habib Rizieq Minta Maaf, Diminta Penuhi Panggilan Polisi

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) meminta kepada semua pihak terkait kerumunan yang terjadi di sejumlah tempat. Dia pun berjanji tak akan mengulanginya. Pada acara...

Ustad Maaher At-Thuwailibi Ditangkap Polisi

JAKARTA-- Soni Eranata alias Ustaz Maaher At-Thuwailibi ditangkap kepolisian terkait ujaran kebencian bernuansa suku ras dan agama di media sosialnya. Maaher ditangkap di kediamannya di...

Jaksa Agung : Peran Pers Penting Kawal Penegakan Hukum

JAKARTA - Kejaksaan RI melalui Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) menggelar Media Gathering dengan Pemimpin Redaksi Media Cetak Dan Media Elektronik Tahun 2020 di Hotel...

Polda Persilakan Habib Rizieq Minta Maaf, Tapi Kasus Kerumunan Massa Tetap Lanjut

JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan proses hukum dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 pada kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat, tetap berjalan meski Imam...

Rekomendasi Lainnya

Pilkada dan Libur Akhir Tahun Jangan...

JAKARTA - Kasus konfirmasi Covid-19 kembali melonjak. Presiden Joko Widodo untuk kesekian kalinya mengungkapkan keheranan dan kekecewaan terhadap penanganan Covid-19 di Tanah Air. Anggota Komisi...

BSU Guru Honorer Pendidikan Islam Dibayar...

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) melalui keputusan Dirjen Pendidikan Islam No 6574 tahun 2020, penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi Guru Bukan PNS pada...

Covid Bertambah, Pariwisata Terpukul

JAKARTA - Pemerintah memutuskan memangkas cuti bersama libur akhir tahun 2020. Tujuannya agar tak terjadi ledakan kasus COVID-19 seperti pada libur panjang akhir Oktober...

Ayu Ting Ting Bantah Fitting Baju...

JAKARTA - Pedangdut Ayu Ting Ting kembali diisukan sudah menjalani fitting baju pengantin. Pasalnya, ibu satu anak itu mendatangi butik desainer Anne Avantie. Anne Avantie...

Ariel Tatum-Gading Pamer Foto Mesra

JAKARTA - Publik dikejutkan dengan kemesraan yang ditunjukkan Ariel Tatum dan Gading Marten. Netizen menduga di antara saling memadu kasih. Foto bersama menjadi bahan pembicaraan...

MotoGP Kehilangan Iannone

PORTIMAO - Masa skorsing Andrea Iannone di ajang MotoGP diperpanjang menjadi 4 tahun. Itu artinya, hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), secara otomatis...

Zidane Ogah Mundur

KIEV - Kalah atas Shakhtar Donetsk di Liga Champions, nasib pelatih Real Madrid Zinedine Zidane tak menentu. Namun, Zidane yakin Madrid akan menemui jalan...

Schumacher Gabung Haas, Russel Gantikan Hamilton

JAKARTA - Mick Schumacher, putra juara tujuh kali Formula 1 (F1) Michael Schumacher dipastikan terjun diajang jet darat tersebut pada musim 2021. Mick akan...

Baca Juga

Habib Rizieq Minta Maaf, Diminta Penuhi Panggilan Polisi

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) meminta kepada semua pihak terkait kerumunan yang terjadi di sejumlah tempat. Dia pun berjanji tak akan mengulanginya. Pada acara...

Ustad Maaher At-Thuwailibi Ditangkap Polisi

JAKARTA-- Soni Eranata alias Ustaz Maaher At-Thuwailibi ditangkap kepolisian terkait ujaran kebencian bernuansa suku ras dan agama di media sosialnya. Maaher ditangkap di kediamannya di...

Jaksa Agung : Peran Pers Penting Kawal Penegakan Hukum

JAKARTA - Kejaksaan RI melalui Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) menggelar Media Gathering dengan Pemimpin Redaksi Media Cetak Dan Media Elektronik Tahun 2020 di Hotel...

Polda Persilakan Habib Rizieq Minta Maaf, Tapi Kasus Kerumunan Massa Tetap Lanjut

JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan proses hukum dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 pada kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat, tetap berjalan meski Imam...

Kasus Suap Benih Lobster, KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo

JAKARTA - Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Rabu (2/12). Penggeledahan ini terkait dengan...

Berita Terbaru

Habib Rizieq Minta Maaf, Diminta Penuhi Panggilan Polisi

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) meminta kepada semua pihak terkait kerumunan yang terjadi di sejumlah tempat. Dia pun berjanji tak akan mengulanginya. Pada acara...

Ustad Maaher At-Thuwailibi Ditangkap Polisi

JAKARTA-- Soni Eranata alias Ustaz Maaher At-Thuwailibi ditangkap kepolisian terkait ujaran kebencian bernuansa suku ras dan agama di media sosialnya. Maaher ditangkap di kediamannya di...

Bantuan Data Internet Siswa Pendis Disalurkan

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) tengah memulai menyalurkan bantuan paket data internet untuk Mahasiswa/Siswa Pendidikan Islam (Pendis) jenjang Perguruan Tinggi dan Madrasah...

Refly Harun: Penguasa Suka Tebar Ancaman, Kasus HRS Terlalu di-Blow Up

JAKARTA- Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menjelaskan, tugas negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah, mencerdaskan dan juga mensejahterakan rakyatnya sebagaimana...

25 Daerah Lawan Kotak Kosong

JAKARTA – Lembaga penyelenggara pemilu melakukan sosialisasi secara daring Peraturan KPU dengan Satu Pasangan Calon dan Pemungutan dan Penghitungan Suara, serta Rekapitulasi dan Penetapan...

Foto-Foto

News

Data Ekonomi Global membaik, Kurs Rupiah Ditutup Menguat

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (2/12) sore ditutup menguat seiring membaiknya data ekonomi global di tengah...

Benny Wenda Jadi Presiden Papua Barat, Tengku Zul: Pak Jokowi Anda Punya Saingan Tuh

JAKARTA – United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) membentuk pemerintahan sementera Republik Papua Barat. Benny Wenda memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Republik Papua Barat....

Banser akan Jaga Rumah Ibunda Mahfud MD, Denny Siregar: Negara Hilang Kredibilitas

JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan anggota Banser untuk menjaga kediaman rumah...