Kebakaran Hebat di Yunani Itu Disengaja

FIN.CO.ID, ATHENA – Kebakaran hebat di Athena pada awal pekan ini telah merenggut puluhan nyawanya orang tak berdosa, selain sekitar tiga ribu rumah yang hangus terbakar dan ratusan orang dalam perawatan medis. Dan menurut laporan terbarunya, kebakaran yang terjadi di dua kawasan di Athena itu, tepatnya di Mati dan Rafina, terjadi bukan tanpa sebab.

Kebakaran hebat yang melumpuhkan ibukota Yunani itu, kata Menteri Perlindungan Warga Nikos Toskas, berdasarkan analisa gambar hasil pencitraan satelit dan peninjauan di lapangan, disebabkan oleh aksi pembakaran yang disengaja oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Temuan kuat kami menunjukan jika kebakaran ini terkait dengan aksi kriminal. Ada beberapa hal yang menyulitkan (penyelidikan ini) namun ada bukti fisik yang menguatkan temuan ini,” kata Toskas, mengutip Time, Jum’at (27/7).

Untuk saat ini, pihak Kementerian Perlindungan Warga Yunani masih belum bersedia memberikan detail dari isi penyelidikan tersebut. Sebelum konfrensi persnya, dugaan sementara penyebab kebakaran yang menghanguskan sebagian wilayah kota berjuluk “Taman Bermain Dewa” itu, disebabkan oleh arus pendek pipa kabel.

Atas kejadian ini, Menteri Pertahanan Panos Kammenos yang turun langsung ke Mati pada kemarin hari, mengatakan jika pihaknya telah mengusahakan yang terbaik untuk melakukan proses evakuasi di daerah-daerah yang terdampak.

Sayang, klaim Kammenos di hadapan yang para korban selamat, gagal memuaskan rasa kecewa mereka yang menilai proses evakuasi dan pemadaman kobaran api yang meluas dengan cepat itu, terlalu lamban dalam prosesnya.

Penduduk  lokal Giannis Kardiakos yang terjaga semalaman suntuk malam itu, mengatakan jika upaya pemadaman kobaran api yang menggila dan proses evakuasi para korban selamat yang sempat melarikan dirinya ke kawasan pantai, terbilang lamban.

“Tidak ada perlindungan (dari instansi manapun), tidak ada sama sekali, begitulah kenyataannya di lapangan,” kata Kadriakos, di saat bersamaan Kammenos menjelaskan detail dari sudut pandangnya. “(Pihak militer dan pemadam kebakaran sudah melakukan tugas mereka untuk menjinakan api) saya tidak bohong, kita tidak sedang berpolitik saat ini,” ujarnya sambil beruraian air mata.

Pada Kamis kemarin, pihak pemadam kebakaran setempat mengumumkan jika setidaknya terdapat 82 jiwa yang kehilangan nyawanya dalam kejadian memilukan tersebut. Kru penyelamat dan para relawan yang terlibat dalam proses pencarian korban, mengaku jika mereka kesulitan untuk melakukan proses  indentifikasi tubuh-tubuh korban yang rusak akibat jilatan api.

Dan menurut petugas forensik yang terlibat dalam proses identifikasi tersebut mengaku, jika mengidentifikasi korban kebakaran memang memiliki tantangan tersendiri, jika dibandingkan jenis bencana alam lainnya.

“Prosedurnya sulit, lebih sulit dari jenis bencana alam lain yang pernah kami tangani di departemen forensik. Kali ini penyebab kematiannya adalah karena terbakar, dan kebanyakan terbakar dari ujung kepala ke ujung rambut, hal ini menyulitkan proses identifikasi,” ungkap koroner Nikolaos Kalogrias.

(RUF/FIN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here