Menguak Praktik Miring di Sukamiskin (2)

Beranda Hukum dan Kriminal Menguak Praktik Miring di Sukamiskin (2)

Bilik Asmara Hingga Band

SELAIN bisnis bilik asmara, Lapas Sukamiskin juga menyediakan aneka fasilitas lain. Jika lelah, penghuni bisa refleksi. Salon juga tersedia.

Ketika malas olahraga di ruang terbuka, penghuni bisa menggunakan fasilitas gym. Bagi yang suka main musik, ruang nge-band tersedia alatnya. Pokoknya, apa saja ada di sana. Lengkap.

Bicara soal kamar, tiap penghuni memang beda-beda. Bergantung tingkat ketebalan dompet.

Dari penelusuran FAJAR, kamar di Sukamiskin diperdagangkan. Ada salah satu penghuni yang jadi pemainnya.

Setiap ada penghuni yang habis masa tahanannya, oknum tersebut membeli kamar yang ditinggalkan. Harganya sampai 100-an juta. Oleh oknum itu, kamar direnovasi. Kasurnya diganti. Dilengkapi pendingan ruangan.

Cat diperbaharui semua. Dibikin wangi. Oknum tersebut mempekerjakan penghuni lain. Di sana, juga ada napi umum. Biasanya mereka yang jadi pesuruh. Tentu dengan upah atas tiap pekerjaan.

Kamar yang sudah dipermak itu lalu dijual kepada penghuni baru. Biasanya, calon penghuni yang latarbelakang pejabat memesan duluan kamar sebelum masuk Sukamiskin.

Harganya, empat sampai lima kali lipat dari modal awal yang memperdagangkannya. Kisaran Rp400 hingga Rp500 juta.

Hal ini pun dibenarkan salah satu pesuruh bupati dari Indonesia timur yang jadi tersangka korupsi. “Pesannya sama orang dalam. Napi juga. Kemarin dibayar Rp500 juta,” beber NA.

Oknum yang memperdagangkan kamar tentu tak main begitu saja. Ia pun dapat lampu hijau dari oknum pejabat lapas. Ada jatah khusus pastinya.

Soal saung juga demikian. Tak semua penghuni memilikinya. Hanya sebagian kecil. Lagi-lagi, itu dimiliki penghuni berduit.

Seorang penghuni membeberkan kepada saya, jika bangun saung tak gampang. Pertama harus punya izin. Untuk mendapat izin, harus bayar Rp100 juta. Belum lagi bangunannya.

Satu bangunan saung sederhana umumnya menghabiskan Rp200 hingga Rp250 juta. Lengkap dengan kursi.

Rata-rata setiap saung punya pelayan. Biasanya napi umum. Tugas pelayan, selain membersihkan, juga harus menyiapkan minuman untuk pemilik saung dan tamunya. Kadang menyajikan dan memanasi sisa makanan yang dibawa keluarga pemilik.

Sebulan, mereka diupah Rp1,5 hingga Rp2 juta. Makanan mereka juga dijamin oleh pemilik saung yang memperkerjakan.
“Alhamdulillah, dari pada tidak ada penghasilan sama sekali. Kadang juga saya diberi lebih,” ujar AS, seorang pelayan saung.

Semua ini bukan rahasia lagi. Bahkan, penghuni dengan bebas mengakses telepon seluler di dalam. Dari pengamatan saya, setiap penghuni punya dua telepon. Bebas mereka gunakan.

Lainnya, setiap penghuni khususnya mantan pejabat punya jatah khusus keluar lapas. Sekali hingga dua kali setiap pekan. Istilahnya, agenda untuk berobat.

Padahal, dari penggamatan FAJAR, pejabat yang keluar untuk bertemu keluarga. Kabarnya, setiap jatah keluar dikenai biaya khusus untuk kapalas.

Selain punya saung, penghuni juga membuat kolam ikan di sekitar kawasan bersantai itu. Mereka kumpul-kumpul uang. Setelah jadi, diisi ikan hias.

Mantan pejabat pun masih bebas mengurus kerjaan dari balik lapas. Di saung masing-masing, kerap ada penghuni yang menandatangani berkas cukup banyak. Kadang juga lakukan rapat di sana.

Soal makanan tidak usah khawatir. Pesan apa pun ada. Makanan yang dijual sekelas restoran mahal. Ada ayam panggang, nasi bakar, dan lainnya. Serba ada pokoknya.

Kondisi ini sudah berlangsung lama. Makanya, tidak mengagetkan soal adanya OTT KPK tersebut. Bagaimana pun, Sukamiskan tak laik disebut penjara. Cocoknya, tempat istirahat dan rekreasi bagi para koruptor. (rdi-iad/nur-zuk)

Baca Juga

Kasus Covid-19 di Tegal Capai 612 Kasus

TEGAL - Pasien positif virus corona di Kabupaten Tegal terus mengalami penambahan kasus baru. Sesuai update data per Jumat (23/10) pukul 15.00 WIB, total...

Muannas Alaidid Harap Polisi Juga Tangkap Refly Harun

JAKARTA- Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Sabtu (24/10/2020), dini hari. Gus Nur ditangkap di...

PBNU Apresiasi Langkah Polri Tangkap Gus Nur

JAKARTA- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi langkap polri dalam penangkapan Sugi Nur Raharja. PBNU menilai, Polri profesional. Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini mengatakan,...

Gus Nur Ditangkap Usai Isi Kajian, Fadli Zon: Mirip Penjajah Belanda

JAKARTA- Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon menilai, penangkapan terhadap Sugi Nur Raharja alias Gus Nur , seperti cara-cara yang dipakai oleh...

Wali Kota Tasik Masuk Bui

JAKARTA - Wali Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Budi Budiman masuk bui. Dia ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap...

Berita Terbaru

Ustad Hilmi: Khabib Pria Saleh, Tidak Malu Tunjukan Identitas sebagai Muslim

JAKARTA- Aktivis dakwah Ustad Hilmi Firdaus memberikan tanggapan atas keputusan petarung MMA Khabib Nurmagomedov yang memutuskan pensiun usai mengalahkan Justin Gaethje di laga kelas...

Cristiano Ronaldo ke Khabib: Selamat Bro, Ayahmu Pasti Bangga

MEGABINTANG Juventus Cristiano Ronaldo memberi ucapan selamat kepada Khabib Nurmagomedov yang menang atas Justin Gaethje di laga kelas ringan UFC 254, Ahad (25/10) dini...

McGregor Beri Hormat dan Ucapan Duka untuk Khabib

JAKARTA- Petarung bela diri campuran atau MMA, Conor McGregor memuji penampilan Khabib Nurmagomedov dan timnya atas kemenangan yang diraih. McGregor juga mengucapkan duka atas Ayah...

Santri Harus Proaktif Putus Rantai Corona

JAKARTA -  Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengajak komunitas santri proaktif melawan COVID-19. Metode yang dilakukan pemerintah dalam menekan angka penyebaran Corona,...

Dinar Candy Blak-blakan Ngga Suka Pakai Celana Dalem: Biar Sehat dan ga Lembab

JAKARTA- Disc Jockey (DJ) seksi, Dinar Candy membuat pengakuan mengejutkan ketika dihadirkan di podcast Deddy Corbuzier. Wanita 27 tahun ini blak-blakan mengakui tidak mengenakan...

Nusantara

Kasus Covid-19 di Tegal Capai 612 Kasus

TEGAL - Pasien positif virus corona di Kabupaten Tegal terus mengalami penambahan kasus baru. Sesuai update data per Jumat (23/10) pukul 15.00 WIB, total...

Kapal Dihantam Gelombang, 7 ASN Jadi Korban

PEGANTUNGAN - Innalillahi wainna ilaihi roji'un. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) DPMPTSP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi (43), meninggal dunia karena mengalami kecelakaan di...

News

Bupati Hadiri di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PN Cikarang

BEKASI - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Cikarang Kelas II pada Jumat (23/10). Acara ini...

DPPA APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 Resmi Disahkan

BEKASI - Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 ini, akhirnya disahkan. Dalam prosesi pengesahan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi,...

Sumbawa Butuh Pemimpin Cerdas Kurangi Pengangguran

SUMBAWA - Kabupaten Sumbawa membutuhkan pemimpin atau kepala daerah yang cerdas dan memiliki jaringan kuat guna membangun perekonomian masyarakat sehingga dapat menekan tingkat pengangguran....

Gus Nur Ditangkap Usai Isi Kajian, Fadli Zon: Mirip Penjajah Belanda

JAKARTA- Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon menilai, penangkapan terhadap Sugi Nur Raharja alias Gus Nur , seperti cara-cara yang dipakai oleh...

Wali Kota Tasik Masuk Bui

JAKARTA - Wali Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Budi Budiman masuk bui. Dia ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap...

Selain Gus Nur, Polri juga Didesak Tangkap Refly Harun

JAKARTA- Direktur Eksekutif Energi Watch yang juga Eks Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mendorong Polri agar tidak saja menangkap Sugi Nur Raharja alias Gus...

Eks Pengacara Setya Novanto Siapkan Bukti Baru

JAKARTA - Mantan Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan tim penasihat hukumnya bakal menyerahkan bukti baru atau novum atas perkara merintangi penyidikan kasus korupsi...