Divonis Korupsi, Mantan Presiden Brasil Bersembunyi

Beranda Hukum dan Kriminal Divonis Korupsi, Mantan Presiden Brasil Bersembunyi

FAJAR.CO.ID — Menolak menyerahkan diri ke pihak berwenang, mantan Presiden Brasil, Luis Inacio Lula da Silva, memilih bersembunyi di gedung serikat buruh di kota asalnya, yang terletak di pinggiran Sao Paulo.

Lula yang pernah memimpin Brazil selama dua periode itu diwajibkan pihak pengadilan menyerahkan diri untuk menjalani hukuman penjara 12 tahun karena divonis bersalah melakukan korupsi.

Di depan gedung persembunyian Lula, ribuan orang berkumpul untuk memberikan dukungan kepada Lula. Mereka akan turut menolak pihak penegak hukum mengambil Lula.

“Jika polisi federal datang ke sini untuk menangkap Lula sekarang, mereka tidak akan leluasa,” ujar simpatisan Lula, Joao Xavier, seperti diberitakan Reuters, Sabtu (7/4/2018).

Permintaan mantan Presiden Lula da Silva untuk bisa bebas selama proses banding kasus korupsi berlangsung ditolak Mahkamah Agung (MA) Brazil.

Berdasarkan hasil voting, MA Brazil menolak hak habeas corpus yang diajukan Lula. Itu artinya, pria 72 tahun itu harus menjalani vonis hukuman 12 tahun penjara.

Lula yang pernah menjabat sebagai Presiden Brazil selama dua periode mendapat vonis penjara 10 tahun pada tahun 2017. Ia dianggap bersalah dalam kasus korupsi, pencucian uang dan memperjualbelikan pengaruh.

Lula sempat mengajukan banding. Namun, Lula kalah di pengadilan rendah dan hukumannya bertambah jadi 12 tahun.

Dia kemudian mengajukan banding lagi. Namun pengajuan banding ini menuai protes dari masyarakat Brazil. Mereka mendesak agar Silva tetap ditahan selama menunggu hasil banding kedua.

Vonis MA ini juga menyatakan bahwa Lula tidak bisa ikut dalam Pilpres 2018 yang digelar bulan Oktober. Padahal, Lula merupakan capres favorit dan menduduki puncak survei sejumlah lembaga. (ian)

 

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Vaksinasi Tumbuhkan Kekebalan 

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Vaksinasi adalah upaya menumbuhkan kekebalan tubuh dari virus. Disiplin 3M (Memakai Masker,...

Vaksin COVID Aman, Jangan Ragu Disuntik

JAKARTA - Vaksin COVID-19 yang digunakan pemerintah dalam program vaksinasi nasional aman. Sebab telah melewati fase pengujian keamanan."Kalau ditanya apakah vaksin aman, saya katakan...

Pascagempa Majene, Atlet Sepak Takraw Sulbar PON 2021 Dipulangkan ke Keluarga

MAKASSAR - Atlet tim sepak takraw Sulawesi Barat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 dipulangkan ke keluarga masing-masing pasca gempa yang mengguncang wilayah Mamuju...

Hari Ke-9 Operasi SAR SJ 182, Tim Terkendala Jarak Pandang dan Arus Bawah

JAKARTA - Hari kesembilan operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu terkendala jarak pandang dan arus bawah yang deras."Berdasarkan...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News