Dandy Langsung Ditangkap karena Hina Suara Azan, Sukmawati Kapan?

Beranda Hukum dan Kriminal Dandy Langsung Ditangkap karena Hina Suara Azan, Sukmawati Kapan?

FAJAR.CO.ID — Pemilik akun Facebook bernama Dandy Rahmadila langsung ditangkap gara-gara postingannya yang dianggap menghina suara azan. Ia menyebut suara suara penyanyi Jaran Goyang lebih merdu dari suara azan.

“Suara penyanyi jaran goyang lebih merdu daripada suara azanmu,” tulis Dandy di akun Facebooknya, Kamis (5/4) pukul 23.00 Wita.

Postingan ini terinspirasi dari puisi putri Bung Karni, Sukmawati Soekarnoputri berjudul Ibu Indonesia. Dalam puisinya, Sukmawati mengatakan suara kidung Ibu Indonesia, lebih merdu dari alunan azan.

Dandy juga terang-terangan mengakui bahwa dia ingin viral, seperti Sukmawati. Di kolom komentar dia membalas cacian netizen dengan mengatakan bahwa dia ingin terkenal. “Biar aku terkenal bah.. Nntikan bisa minta maaf..” tulisnya.

Hanya sehari setelah postingan itu, Dandy langsung diciduk polisi. Ia ditangkap sesaat setelah ormas Islam dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan resmi melaporkannya ke polisi.

“Hari ini (kemarin) kami laporkan, kebetulan informasi dari polisi pemilik akunnya sudah diamankan,” tutur Wakil Ketua MUI Kota Tarakan, Syamsi Sarman.

Pernyataan itu dibenarkan Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Taharman. Ia mengatakan, pemilik akun dari Dandy Rahmadila sudah diamankan oleh Satreskrim Polres Tarakan.

“Sampai saat ini pemilik akun masih berada di Satreskrim Polres Tarakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kita masih meminta keterangan terkait maksud dari pelaku terhadap postingannya, setelah itu baru kita simpulkan apakah perbuatan pelaku mengarah kepada ujaran kebencian,” singkatnya.

Lalu, kapan Sukmawati ditangkap?

Meski sudah dilaporkan sejumlah pihak, hingga kini polisi belum menangkapnya.

Meski begitu, Mabes Polri menegaskan akan menangani kasus putri presiden pertama RI Soekarno itu secara profesional.

“Kita ikuti saja, Polri profesional, mengambil keterangan dan memeriksa beberapa saksi terkait,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Jakarta, Jumat (6/4).

Setyo memastikan penyidik kepolisian akan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap Sukmawati. Setyo juga menyebutkan, Sukmawati cukup proaktif karena menyampaikan permohonan maaf dan mengaku khilaf kepada umat Islam melalui media massa.

Sementara itu, ribuan umat Islam yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar aksi di depan Bareskrim Polri, Jumat (6/4). Mereka meminta kasus Sukmawati tetap dilanjutkan, meski sudah meminta maaf.

“Permintaan maaf tidak boleh jadi penghalang tegaknya hukum di Indonesia. Secara pribadi iya kami memaafkan, tapi ini negara hukum maka Sukmawati harus diproses secara hukum,” kata Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif.

Slamet menegaskan, buat apa ada polisi kalau semua kejahatan selesai dengan permintaan maaf. Karena itu, ia menegaskan, hukum tetaplah hukum, harus ditegakkan, walaupun pelakunya telah meminta maaf atas kejahatan yang telah ia lakukan.

“Kami meminta proses pemeriksaan dan penahanan Sukmawati ini harus cepat seperti memproses aktivis Islam. Kalau aktivis Islam cepat sekali dipanggilnya, udah dipanggil nggak pulang-pulang lagi,” ujarnya. (prokal/pojoksatu/fajar)

 

Baca Juga

Narkoba Dominasi Perkara

BUNGURSARI – Kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Tasikmalaya terbilang tinggi dari sejumlah perkara yang ada. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasik mencatat hingga kini sebanyak...

Tunggu Laporan Sepeda Lipat

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaporkan penerimaan sepeda lipat edisi khusus Sumpah Pemuda ke Direktorat Gratifikasi KPK....

Hukum Dinomor-duakan, Benny Tjokro dan Heru Hidayat Banding

JAKARTA - Dua terdakwa kasus korupsi Jiwasraya, Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram) Heru...

Pelajar Tetap Dipidana

JAKARTA - Polda metro Jaya menangkap 11 pelajar penyebar hasutan melalui media sosial serta terlibat bentrokan dengan petugas dalam unjuk rasa menolak Omnibus Law...

Oknum Polisi Positif Pakai Sabu

WATAMPONE - Hasil tes urine oknum anggota Sat Sabhara positif. Namun belum juga mendapat sanksi. Alasannya, tidak ada barang bukti. Polisi yang berpangkat bripda, berinisial...

Berita Terbaru

Besok F4 Gelar Reuni, Lihat Tampilan Terkini Jerry Yan hingga Vic Zhou

JAKARTA - Buat pengemar film tahun 2000-an, pasti sudah tidak asing lagi dengan film Meteor Garden dengan pemeran yang dibintangi oleh F4 yakni Jerry...

Jadi Mualaf, DJ Katty Butterfly Dapat Kado Spesial

JAKARTA - DJ Katty Butterfly tengah berbahagia. Ya, pasalnya wanita asal Thailand itu resmi menjadi mualaf usai mengucapkan dua kalimat syahadat dengan dibimbing oleh...

Milan di Puncak, Namun Serie A Masih Panjang

MILAN - Juventus memulai musim Serie A dengan cara yang tidak mengesankan, dan hanya mampu mengisi posisi lima besar klasemen sementara.  Di lain sisi, tim...

Soal Hukum Mati Bagi Penghina Nabi, Ustad Hilmi Sarankan Abu Janda Baca Sirah Nabawiyah

JAKARTA- Aktivis dakwah Ustad Hilmi Firdaus menyarankan pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda untuk benyak membaca buku-buku agama. Dalam hal ini buku...

Kekurangan Xbox Series S Dibanding Series X dan PS5

JAKARTA - Belum juga keluar, Xbox Series S mendapatkan review negatif, lantaran tidak akan memiliki performa yang setara dengan Xbox Sereies X juga PlayStation 5...

Nusantara

Selain Pantau PPPJ, Kabadiklat Resmikan Gedung PTSP Kejati Kalteng

JAKARTA - Kepala Badan Diklat (Kabadiklat) Kejaksaan RI Tony Spontana melakukan kunjungan kerja pemantauan penyelenggaraan PPPJ Angkatan LXXVII Tahun 2020 di Kejaksaan Tinggi Kalimantan...

Waspadai Penularan di Rumah

TASIK – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya belum berhenti. Penularan di keluarga paling disoroti dengan jumlah kasus lebih dari 109 orang pasien...

News

Organisasi Guru Apresiasi Janji SK Cabup Di Sumbawa

JAKARTA - Kepedulian pimpinan daerah di tingkat kabupaten dan kota menentukan mutu pendidikan di suatu daerah. Terlebih, pimpinan di pemerintah kabupaten atau kota bertanggung...

Ceramah Felix Siauw Dibatalkan, Denny Siregar: Gak Pantas UGM Dapat Ceramah dari Orang Model Ini

JAKARTA- Ustaz Felix Siauw rencananya akan mengisi kajian di Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM)....

Dana Nasabah WanaArtha Tak Bisa Disita

JAKARTA - Kejaksaan seharusnya berhati-hati membekukan atau menyita rekening berbagai pihak dalam kasus Jiwasraya. Penyitaan atau pembekuan harus dibarengi dengan kejelasan keterkaitan. Pakar Tindak...

Pelajar Tetap Dipidana

JAKARTA - Polda metro Jaya menangkap 11 pelajar penyebar hasutan melalui media sosial serta terlibat bentrokan dengan petugas dalam unjuk rasa menolak Omnibus Law...

Oknum Polisi Positif Pakai Sabu

WATAMPONE - Hasil tes urine oknum anggota Sat Sabhara positif. Namun belum juga mendapat sanksi. Alasannya, tidak ada barang bukti. Polisi yang berpangkat bripda, berinisial...

OTW Bebas, Eh Habib Bahar jadi Tersangka Penganiayaan Lagi

JAKARTA- Habib Bahar bin Smith kembali ditetapkan jadi tersangka oleh kepolisian Polda Jawa Barat. Penetapan tersangka kepada Habib Bahar, atas laporan kasus dugaan penganiayaan...

Agar Ada Efek Jera, Bentjok dan Heru Divonis Seumur Hidup

JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memvonis Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro...