Soal Cuti Presiden, Demokrat Sarankan Jokowi Tiru SBY

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah dipastikan bakal maju kembali sebagai calon Presiden RI pada Pilpres 2019.

    Untuk itu, posisi Jokowi sebagai Presiden atau calon Wakil Presiden akan terbentur dengan aturan Undang-Undang UU 7/2017 Tentang Pemilu terkait pengambilan cuti selama masa kampanye.

    Menurut Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto Jokowi harus mengambil cuti saat dirinya kampanye sebagai Capres nanti. “Cuti kampanye tentunya sesuai UU Pemilu Presiden itu harus dilaksanakan,” kata Ague di Ruang Kerjanya, Gedung Nusantara III, Rabu (4/4).

    Dikatakan Agus, Jokowi bisa mengatur jadwal cutinya saat melakukan kampanye, hingga saat Presiden sedang cuti tidak mengganggu jalannya pemerintahan.

    Agus pun mengambil contoh cuti kampanye yang diambil Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pilpres 2009 lalu. “Pengalaman kita dulu dari Pak SBY untuk Senin Selasa Rabu Kamis beliau tetap aktif sebagi presiden, dan untuk Jumat Sabtu Minggu beliau cuti,” jelasnya.

    Pengaturan jadwal, kata Agus harus sinergi dengan Wakil Presiden. Pasalnya, Wakil Presiden adalah orang yang akan bertanggungjawab terhadap pemerintahan selama cuti Presiden.

    “Selama cuti tentu segala kegiatan yang bertanggungjawab adalah wapres,” tutup Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu. (Aiy/Fajar)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here